Solusi Alami Mengatasi Rabun Jauh Pada Anak

Mengatasi Rabun Jauh Pada AnakTahukah Anda mengajak anak bermain di alam terbuka bukan hanya bagus untuk menstimulasi kreatifitasnya, tetapi juga membantu kesehatan mata anak. Sebuah penelitian di Universitas Cambridge menyebutkan bahwa kegiatan di luar ruangan ternyata dapat mencegah penyakit rabun jauh atau miopia yaitu suatu kondisi mata yang dapat melihat lebih jelas dari jarak dekat, dibandingkan jarak jauh.

Berkegiatan di alam terbuka memungkinkan mata melihat sejauh mata memandang. Meski tidak terpapar langsung, cahaya matahari sebagai sumber pencahayaan alami, bagus juga untuk kesehatan mata. Mata kita menjadi terbiasa melihat benda-benda yang jauh dengan bantuan cahaya alami.

Menurut riset di tahun 2016, berhubungan dengan kegiatan mata kita di dalam ruangan, sering dilakukan dengan jarak dekat. Sudah bukan rahasia lagi, kemajuan teknologi gadget seolah menghipnotis mata anak untuk lebih banyak bermain dengan gadgetnya. Permainan kreatif juga banyak dihadirkan dalam gadget. Pun belajar Al-Qur’an misalnya, sekarang lebih interaktif melalui gadget. Kegiatan yang intens ini membuat mata banyak terfokus pada jarak pendek, menatap layar gadget.

Idealnya, durasi waktu berinteraksi dengan gadget itu maksimal 2 jam sehari. Itu sudah termasuk bermain game, menonton TV, menatap layar gadget. Tetapi faktanya cukup sulit mengawasi anak bermain dengan gadget. Apalagi kalau ayah bunda sibuk, bekerja di luar rumah, berbisnis atau yang lainnya. Sehingga, jujur, melihat anak anteng di rumah, ayah bunda pasti senang ya. Setidaknya, urusan lain bisa terselesaikan.

Bagaimanya solusinya ?

  • Luangkan waktu setidaknya seminggu sekali atau saat senggang Ayah Bunda mengajak anak-anak bermain di taman, mengajak berbelanja, ikut kegiatan sosial, dan sebagainya. Ini baik untuk melatih anak berinteraksi sosial, dan merangsang imajinasi mereka.
  • Berikan nutrisi yang bagus untuk kesehatan mata. Sayuran hijau misalnya, bayam, labu, kubis, brokoli, dan ubi jalar. Untuk buahnya, bisa jeruk, buah naga, manggis, nangka, kacang-kacangan. Perkaya asupan protein dari telur, daging sapi dan ayam serta ikan  salmon. Selain untuk mengoptimalkan asupan gizi, anak juga perlu mengonsumsi multivitamin K-Kids yang mengandung Omega 3.
  • Ketika anak sedang berinteraksi dengan gadget, perhatikanlah jarak pandang mata ke gadget. Jarak yang baik antara mata dengan gadget itu sekitat 30 – 40 cm. Usahakan agar posisi gadget lebih rendah dari posisi mata, yaitu membentuk sudut sekitar 15o. Begitu pula saat menonton TV, usahakan agar anak tidak terlalu dekat dengan layar. Jarak ideal  itu sekitar 4-5 kali diagonal TV.
  • Atur juga pencahayaan gadget, jangan terlalu terang karena akan mempercepat mata menjadi lelah. Begitu pula pencahayaan dalam ruangan diatur sedemikian rupa agar jangan terlalu kontras dengan pencahayaan dari gadget. Ruangan yang terlalu redup akan menyebabkan kontras berlebihan sehingga akan membuat mata menjadi tidak nyaman. Satu lagi nih, ingatkan anak untuk lebih sering berkedip. Saking konsentrasinya menggunakan gadget, refleks berkedip akan berkurang sehingga mata menjadi kering.
  • Menggunakan kacamata yang tepat untuk mengurangi tingkat radiasi sinar gadget yang bisa menyebabkan masalah mata pada anak. Kacamata kesehatan K-Ion Nano Kids dari K-Link Indonesia adalah salah satu solusinya. Keunikan kacamata ini mengandung anion yang menjaga stabilitas suplay oksigen di sekitar mata. Karena, suplay oksigen yang cukup dapat mengurangi mata lelah.
  • Selain itu, K-Ion Nano Kids juga mengandung sinar inframerah jarak jauh  (FIR) yang dapat meresap ke dalam tubuh dan menimbulkan gaya resonansi yang bermanfaat untuk pelebaran kapiler pembuluh darah sehingga memperlancar peredaran darah dan membantu meningkatkan fungsi sel-sel sekitar mata. K-Ion Nano Kids juga bisa mengurangi tingkat polusi udara (debu, asap), radiasi sinar ultraviolet, dan radiasi alat elektronik yang masuk ke mata, mengurangi tingkat kekeringan mata dan lebih merelakskan mata sehingga berkurang kelelahannya saat anak sedang bermain gadget.

Benar, banyak yang bisa kita pelajari dari alam. Anak-anak juga akan bertemu dengan banyak orang dengan pekerjaan yang mungkin asing bagi mereka. Petani, peternak, nelayan, pemetik kelapa, penyelam dan sebagainya. Mereka akan belajar melihat dunia lebih luas lagi. Yuk Ayah bunda ajak anak-anak kita belajar lebih banyak lagi di alam.

Source : https://k-link.co.id/pengobatan-alami-rabun-jauh-untuk-anak/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *